Senin, 25 Oktober 2010

Mengapa Ramuan Herbal Jangan Diminum Dengan Teh ?


Beberapa orang memiliki kebiasaan minum ramuan herbal dengan teh. Sebenarnya hal ini benar-benar tidak dianjurkan. Berikut alasan yang mendasarinya :

  • Teh bersifat menghalangi gerakan zat aktif tanaman obat sehingga mengurangi khasiat dari ramuan herbal yang diminum.


  • Teh mengandung tanin yang menyebabkan penciutan selaput lendir usus sehingga menghambat penyerapan zat berkhasiat ramuan obat.


  • Teh memiliki energi dingin yang dapat bertentangan dengan energi hangat pada tanaman obat tertentu.


  • Teh mengandung kafein dan theophylline yang dapat merangsang sistem saraf pusat.

Cara Mengkonsumsi Ramuan Herbal

Ramuan herbal sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan hangat atau dingin...? Hal ini sangat tergantung dari jenis gangguan / penyakit yang diderita, sebagai contoh :

  • Penderita pilek dianjurkan untuk mengkonsumsi ramuan herbal dalam keadaan sangat hangat atau relatif panas. Mengapa ? hal ini karena penderita harus menjaga dirinya agar tetap hangat setelah mengkonsumsi ramuan tersebut dengan tujuan agar memproduksi peluh ringan. Setelah mengkonsumsi ramuan seperti itu, alangkah baiknya bila kemudian meminum sedikit sup hangat untuk memperkuat efek dari ramuan.
  • Penderita sakit panas harus mengkonsumsi ramuan herbal dalam keadaan dingin, sementara penderita kedinginan harus mengonsumsi dalam keadaan hangat.
  • Pada kasus tertentu, ada penderita yang mengalami muntah-muntah ketika meminum ramuan dalam keadaan hangat atau panas. Dengan demikian, ramuan harus diminum dalam keadaan dingin.

Menyimpan Ramuan Herbal


1. Rebusan herbal yang diminum untuk beberapa kali dapat disimpan di dalam kulkas. Namun, bila ingin diminum dalam kondisi hangat, rendam botol atau wadahnya terlebih dahulu dalam air panas.


2. Simplisia kering bisa disimpan dalam wadah berupa tong kayu, stoples kaca, wadah terbuka dari kayu, atau kantung kertas. Simplisia tersebut perlu dijemur ulang selama penyimpanan agar tidak lembab dan berbau apek.


3. Untuk memastikan apakan ramuan yang disimpan masih layak atau tidak, cium ramuan tersebut terlebih dahulu. Bila berbau apek, sebaiknya tidak usah dikonsumsi lagi.

Mengenal Bahan - Bahan Kue Kering

Kue kering merupakan penganan favorit hampir semua orang, namun untuk membuatnya, kita perlu tahu beberapa hal mengenai bahan-bahan yang digunakan.

MENTEGA, MARGARINE & SHORTENING
Margarin dan mentega membuat kue kering menjadi lembut dan memiliki aroma khas, namun penggunaan margarin atau mentega yang salah bisa berakibat fatal pada tekstur dan penampilan kue kering.

Mentega atau Butter
Berasal dari lemak hewani yaitu susu sapi. Memiliki kadar lemak hingga 99%, biasanya mudah lembek karena pengaruh suhu sekitarnya, karena itu perlu penanganan khusus dalam hal penyimpanan.
Penyimpanan yang memenuhi syarat untuk mentega adalah disimpan pada suhu 4 derajat celcius, ditutup dengan plastik untuk menghindari kontaminasi bau lain terhadap mentega.
Efek pemakaian mentega pada kue kering adalah sebagai berikut :
1. Adonan lebih lembek dan mudah meluber saat dipanggang dalam oven.
2. Kue kering terasa lebih renyah.
3. Kue kering memiliki aroma yang lebih harum, khas mentega.

Margarin
Adalah lemak nabati yang berasal dari minyak kelapa sawit yang telah di-hydrogenated, memiliki kadar lemak berkisar 80 - 85 %.
Margarin cukup disimpan dalam suhu ruangan dan ditutup dengan plastik untuk menghindari kontaminasi bau-bauan lain.
Efek pemakain margarin pada kue kering adalah sebagai berikut :
1. Adonan jadi lebih kokoh dan tidak mudah meluber saat dipanggang dalam oven.
2. Aroma kue kering tidak seharum dibandingkan dengan aroma kue kering yang menggunakan mentega.

Shortening
Adalah lemah nabati yang berasal dari kelapa sawit yang memiliki kadar lemak 100$.
Shortening cukup disimpan dalam suhu ruangan dan ditutup dengan plastik untuk menghindari kontaminasi bau-bauan lain.
Penggunaan shortening pada kue kering memberikan pengaruh sebagai berikut :
1. Adonan tidak meluber
2. Hasil jadi kue menjadi lebih kering, renyah dan tidak mudah hancur.
3. Tidak ada aroma.

Tepung Terigu
Untuk membuat kue kering, tepung terigu yang digunakan adalah tepung terigu yang berprotein rendah.

PEMANIS
Pemanis tidak hanya berfungsi sebagai pemberi rasa manis, tetapi sekaligus juga berfungsi sebagai pemberi warna dan aroma pada kue kering. Jenis pemanis yang biasa digunakan untuk kue kering :

Gula Palem
Adalah gula yang dibuat dari pohon aren, berbentuk seperti gula pasir, berwarna cokelat, memiliki aroma khas gula aren.

Gula Pasir
Adalah gula yang berasal dari tebu, ada yang butirannya halus dan ada yang butirannya besar.

Madu

Mollases
Gula cair mentah berwarna cokelat seperti madu

Corn Syrup

BAHAN PENGEMBANG
Bahan pengembang untuk kue kering adalah sebagai berikut :

Baking Soda
Karena baking soda mengandung alkaline maka penambahan baking soda harus juga menambahkan bahan lain yang bersifat asam, seperti susu, gula merah, jus lemon, cokelat atau mollases.
Terkadang jika kita menggunakan cokelat bubuk, penambahan baking soda tidak hanya sebagai penetral dari asam yang dihasilkan cokelat bubuk tapi juga membantu menghasilkan warna yang lebih baik pada saat pemanggangan.

Baking Powder
Adalah bahan pengembang yang terdiri dari baking soda dan tambahan bahan yang bersifat asam, jadi kita tidak perlu menambahkan bahan yang bersifat asam ke dalam adonan kue kering, dimana hasil kue kering menjadi lebih mudah mengembang, cepat matang dan memiliki warna yang cantik.

TELUR
Telur menambah kelembaban dan meningkatkan kekuatan struktur kue kering, tapi penggunaan telur yang berlebih akan menyebabkan kue kering mudah remuk.

CAIRAN
Penambahan cairan seperti jus buah, cream, susu cair, dan air akan menyebabkan kue kering menjadi renyah tetapi jika terlalu banyak akan menyebabkan kue kering mudah meluber dan penampilan dari kue kering menjadi kurang bagus.

Bahan Tambahan Lainnya
Bahan tambahan lainnya adalah cokelat, kacang-kacangan dan masih banyak aneka hiasan kue kering yang saat ini sedang tren.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Resep Jajanan : Keripik Stik Ubi Kopi

Camilan yang enak (tp lebih enak lagi tinggal pilih dan beli di GriyaRasa) ini namanya Keripik Stik Ubi Kopi, dari namanya bisa ditebak kalo bahan utama dari camilan ini adalah ubi dan kopi.


Bahan membuat Stik Ubi Kopi :

    * Ubi manis 100 gram, kukus hingga matang, haluskan
    * Tepung tapioka 200 gram
    * kopi instan 2 sendok teh
    * Gula halus 4 sendok teh makan
    * Telur ayam 1 butir
    * Air 25 ml, sesuaikan
    * Minyak goreng 500 ml

Cara Membuat Stik Ubi Kopi :

   1. Campur ubi manis, tepung tapioka, kopi instan dan gula halus campur hingga rata.
   2. Masukkan telur ayam, tuangi air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan dapat di bentuk.
   3. Tipiskan adonan dengan rolling pin diatas selembar plastik
   4. Potong potong adonan dengan lebar 1 cm. Masukkan adonan dalam minyak dingin.
   5. Goreng diatas api kecil hingga stik ubi matang. Angkat dan tiriskan. Sajikan

Untuk 400 gram

Resep Jajanan : Bika Ambon

 Bika ambon merupakan kue berwarna kuning dengan tekstur yang legit tetapi berlubang-lubang. Kue ini tidak menggunakan tepung terigu sebagai komponen utamanya, tetapi tepung sagu. Kue ini cocok dimakan sebagai teman minum teh.

Bahan I
-  10 butir telur diambil kuningnya saja
-  200 gr sagu tani
-  200 gr gula pasir

Bahan II: biang
-  1 sdm ragi roti (yeast)
-  1 sdm gula pasir
-  1 sdm tepung terigu
-  3 sdm air hangat

Bahan III
-  300 ml santan kental
-  2 lembar daun pandan
-  2 lembar serai
-  10 lembar daun jeruk

Cara Memasak Bika Ambon :
1. Untuk biang : campur semua bahan biang hingga rata. Diamkan sepuluh menit.
2. Rebus santan dengan serai, daun pandan, daun jeruk hingga mendidih.
3. Dinginkan hingga hangat-hangat kuku.
4. Kocok kuning telur dan gula hingga halus, kemudian masukkan sagu, biang, dan santan. Aduk sampai rata, saring, lalu diamkan selama 3 jam.
5. Masukkan dalam cetakan, panggang dengan api bawah sampai kering, kemudian nyalakan api atas hingga matang.

Sumber : Resep Bika Ambon

Resep Jajanan : Kue Onde - Onde

Onde - Onde adalah nama jajanan yang berbentuk bundar seperti bola dan diselimuti dengan wijen dan berisi kacang hijau yang dihaluskan.

Resep onde-onde Bahan Kue Onde Onde :

    * 300 gram tepung ketan
    * 100 gram kentang kukus lalu haluskan
    * 100 gram gula halus
    * 175 gram santan dipanaskan
    * 1/2 sendok teh garam

Bahan Isi Onde Onde :

    * 125 gram kacang hijau kupas
    * 1000 ml air
    * 3 lembar daun pandan
    * 100 gram gula pasir
    * 100 ml santan
    * 100 gram wijen

Cara Membuat Kue Onde Onde :

   1. Buat isi: didihkan kacang hijau dan daun pandan sampai air mengental. Tambahkan gula pasir, aduk, setelah kering masukkan santan dan masak hingga adonan bening dan kalis, setelah dingin bulatkan sebesar kelereng.
   2. Seduh tepung ketan dengan santan panas sambil diuleni. Masukkan kentang, gula dan garam, uleni sampai tercampur rata.
   3. Ambil 25 gram adonan, tipiskan lalu masukkan isi lalu bulatkan. Masukkan ke dalam air sebentar kemudian gulingkan di wijen.
   4. Goreng dengan api kecil hingga matang.

Untuk : 25 buah